Jurnalistik Media Online

Pontianak, Kelas Jurnalistik Part-7 dengan tema “Jurnalistik Media Online” sukses diselenggarakan pada Minggu, 20 Juli 2025 di Perpustakaan Tanjak Serumpun, Komplek Rumah Adat Melayu. Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB ini menghadirkan bapak Kurnia Santosa, Ketua Tim Penyiaran RRI Pontianak, sebagai narasumber utama.

Bapak Kurnia Santosa membagikan wawasan mendalam mengenai jurnalistik media online yang sedang berkembang pesat di era digital. Dalam sesi tersebut, beberapa hal utama yang dibahas meliputi:

  • Perkembangan dan tantangan yang dihadapi media online saat ini.
  • Etika dan aturan dalam penulisan berita untuk media daring.
  • Cara verifikasi fakta untuk memastikan keakuratan informasi sebelum dipublikasikan.
  • Teknik penulisan berita yang menarik dan terpercaya.
  • Peran penting jurnalis dalam menghadapi dan menangkal misinformasi di media sosial.

Adapun interaksi dan diskusi Selain penyampaian materi, acara juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif. Peserta dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa dan mendapatkan kesempatan mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai isu-isu aktual dalam jurnalistik media online.

Antusiasme peserta, Para peserta menyatakan mendapatkan banyak ilmu baru yang bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan menulis berita media online. Salah satu peserta menyampaikan, “Materi yang disampaikan Pak Kurnia sangat jelas dan mudah dipahami, membuat saya semakin percaya diri untuk berkarya di bidang jurnalistik daring.”

Menggali Ide Berita dan Teknik Reportase/Wawancara

Kelas Jurnalistik Hari ke-3: Pontianak, Jum’at 13 Juni 2025 – Kelas Jurnalistik yang digelar di Perpustakaan Tanjak Serumpun, Komplek Rumah Adat Melayu, kembali hadir pada hari ketiga dengan tema “Menggali Ide Berita dan Teknik Reportase/Wawancara”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional, Hamdan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pontianak.

Dalam sesi kali ini, Bapak Hamdan membagikan wawasan mendalam tentang proses kreatif menggali ide berita yang aktual, relevan, dan berdampak bagi masyarakat. Peserta diajak memahami pentingnya kepekaan terhadap isu-isu di sekitar, serta teknik-teknik menemukan sudut pandang unik dalam setiap peristiwa.

Selain itu, Bapak Hamdan juga mengupas tuntas teknik reportase dan wawancara yang menjadi fondasi berita yang informatif dan terpercaya. Mulai dari persiapan sebelum wawancara, membangun kepercayaan dengan narasumber, hingga menyusun pertanyaan yang tajam dan objektif, seluruh proses dijelaskan secara interaktif dan aplikatif.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas peserta dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, serta memperkuat peran jurnalis sebagai penyampai informasi yang akurat dan berimbang di tengah masyarakat.

Kelas Jurnalistik ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan yang bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan jurnalistik modern, sekaligus memperkuat literasi media di Pontianak dan sekitarnya.

“Kode Etik Jurnalistik dan Kebebasan Pers”

Pontianak, Jumat, 30 Mei 2025.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Barat, Bapak Uun Yuniar, menjadi pemateri dalam diskusi bertema “Kode Etik Jurnalistik dan Kebebasan Pers” yang dilaksanakan di Perpustakaan Tanjak Serumpun, Kompleks Rumah Adat Melayu.

Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dihadiri 10 peserta peserta, terdiri dari mahasiswa, Jurnalis SMAN 11 Pontianak, dan dari instansi lainnya , serta pegiat literasi. Dalam pemaparannya, Bapak Uun Yuniar menegaskan pentingnya pemahaman dan penerapan kode etik jurnalistik sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas-tugas pers, terutama di tengah tantangan era digital.

“Kode etik bukan sekadar aturan, tapi menjadi pedoman moral bagi setiap jurnalis agar informasi yang disampaikan tetap akurat, berimbang, dan tidak merugikan pihak manapun,” tegas bapak Uun Yuniar di hadapan peserta.

Selain membahas prinsip-prinsip dasar kode etik, Uun juga menyoroti isu kebebasan pers yang kini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan eksternal hingga ancaman terhadap independensi media. Ia mengingatkan bahwa kebebasan pers harus selalu diimbangi dengan tanggung jawab sosial agar tidak menimbulkan disinformasi di masyarakat.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta aktif bertanya seputar praktik jurnalistik di lapangan, perlindungan hukum bagi jurnalis, serta peran media dalam menjaga demokrasi. Uun Yuniar menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan integritas jurnalis demi terciptanya pers yang sehat dan profesional.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan harapan dari peserta agar kegiatan serupa terus digelar untuk memperkuat literasi media dan pemahaman etika jurnalistik di Kalimantan Barat.

Teruslah melangkah

Terkadang hidup ini penuh dengan cobaan, di mana kita selalu terusik oleh bisik-bisikan manusia. Terkadang menjalin hidup itu butuh kesabaran untuk melawan omongan orang.


Ingat Jalani saja setiap fase kehidupan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Akan nampak bagimu hikmah yang tak akan terlupakan.
Jalani saja setiap peran yang telah ditakdirkan, Jangan banyak mengeluh.
Niscaya rasa cintamu semakin besar kepada Ar-Rahmaan.

Jalani saja setiap alunan langkah kaki melangkah dalam setiap kebaikan.
Disanalah gudang pahala telah disediakan.
Jalani saja setiap keputusan-Nya dengan keyakinan.
Karena di dalamnya tersimpan banyak keajaiban.

Jalani saja setiap takdir-Nya dengan keikhlasan.
Maka ketenangan akan kau dapatkan.
Jalani saja setiap kesusahan dan kepayahanmu dalam menjalani kehidupan dengan hati yang lapang.
Pasti Allah akan memelukmu dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Jalani saja hidup ini tanpa menggerutu dan mengeluh.
Sang Nabi mulia saja menjalani hidup dengan hebat dan tangguh.
Jalani saja seluruh hidupmu dengan iman dan takwa.
Maka jalan kemuliaan dan kesuksesan akan berada di depan mata.

Kuncinya hanya satu, Jaga Allah selalu.
Selalu dihatimu.
Disetiap hembusan napasmu.

Selamat dalam menjalani kehidupan.
Semoga Allah selalu menganugerahkan keberkahan… Aamiin

Sukses tanpa tindakan itu mustahil

Orang-orang biasanya terobsesi sekali untuk menjadi sukses, Tapi sebenarnya apa yang mereka lihat tentang kesuksesan.


Mereka hanya melihat satu persen dari sebuah keberhasilan, Tapi mereka tidak melihat sembilan puluh persen apa yang ada di balik kesuksesan tersebut.


Sembilan puluh persen adalah kesakitan, penghinaan, air mata, pengorbanan, kerugian, di jauhi orang dan banyak sekali hal-hal yang buruk yang terjadi pada mereka sebelum sukses.

Orang-orang hanya terobsesi pada impiannya, tapi ketika di tanya apakah kita berani menjalankan prosesnya? Mereka akan diam dengan seribu bahasa.


Impian itu memang Gratis, tapi untuk mendapatkan impian itu kita harus berani membayar prosesnya, Tidak ada kemenangan tanpa pengorbanan, tidak ada kesuksesan tanpa ada Sebuah proses yang panjang.


Proses itu mahal, proses yang harus kita lalui hari perhari, Minggu-perminggu, bulan perbulan bahkan ada yang bertahun-tahun itulah proses yang tidak tampak oleh orang lain, tapi kita yang menjalaninya.
Ingatlah bahwa sukses tanpa tindakan itu mustahil

Aku Mengalah

Kadang, keadaan memaksa kita untuk menerima dan ikhlas. Bahkan padahal, yang telah kita rencanakan sebelumnya pada sesuatu yang kita dambakan tapi, kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.


Aku berusaha berlapang dada walaupun kita sebenarnya berhak menerimanya. Kadang mengalah jauh lebih baik, bukan berarti kita salah hanya mungkin Allah ingin melihat kita berjuang lebih keras lagi.


Untuk hadiah yang lebih jauh lebih indah, yang terbaik untuknya yang selamanya tak mungkin mengecewakan kita. Semangat wahai jiwa ini meski mengalah walaupun kita yang berhak

Merantaulah saudaraku

Wahai saudaraku merantaulah, merantau akan memberimu banyak pengalaman hidup, tapi jangan lupa pulang.


Sekarang mungkin kamu jauh dari keluarga, Namun kelak kamu akan bersama mereka bersama kesuksesanmu.
Jauh dari keluarga adalah terikat, dimana nanti kita akan didapatkan hasil dari langkah kita.


Ingat saudaraku walaupun kamu jauh dari ibu Dan bapak, ingatlah kamu berjanji sekuat tenaga akan membahagiakan mereka.


Demi keluarga dan demi cita-cita kamu, maka kerjakanlah apapun dengan sepenuh hati.


Kamu harus yakin kesedihan saat ini, akan membawa kebahagiaan suatu saat. Karena ini adalah jalan pembuktian dan pengabdian.


Lupakanlah kesedihan disaat kamu bersama bapak dan ibu karena, kebahagiaan akan datang pada waktunya.

Belajar dari sebuah pohon

Belajar dari pohon, dari sebuah pohon tercipta sebuah suasana sejuk, teduh ,dan lembab perbanyak cabang mengajarkan arti Sebuah untuk menjalin hubungan.

Terkadang ada pohon yang tumbuh Tinggi, namun daunnya tidak bisa di Ayomi. Layaknya seperti manusia yang mengejar prestasi, namun kurang bermanfaat.

Ada pohon juga yang rendah, namun pohonnya lebat dan rindangnya bisa jadi untuk berteduh. Ada juga manusia yang prestasinya biasa- biasa saja, namun sangat bermanfaat bagi sekitarnya.


Teruslah tumbuh pohon, sampai hari tua hakekatnya seperti kehidupan mentari yang memberikan energi positif bagi kehidupan.


Pohon memberikan itu semua berapa banyak oksigen yang dihasilkan untuk kita hirup? Pohon Arti hadirmu akan terasa ada saat peranmu lebih berati dari apapun.


Disitulah kelak orang menyadari peranmu tidak dapat digantikan oleh apapun.

Tentang Rasa

sejatinya naluri manusia pasti mempunyai perasaan baik perasaan sayang, benci dan lain sebagainya.

datangnya perasaan pun,terkadang tak disangka terkadang sulit diungkapkan dan tak dapat tersampaikan.

Hal ini biasanya membuat orang hanya memendam perasaan secara diam-diam. alasannya pun beragam ada yang karena malu, gengsi, merasa tidak pantas dan takut.

Akhirnya, mereka terpaksa harus menyimpan perasaannya sendiri. Meski berat dan kadang membuat sedih, namun beberapa orang memilih cara ini.

Entah apa yang dipikirkan mereka, meski terkadang ada rasa ingin mengungkapkan perasaan yang sesungguhnya.

Namun di hati masih tidak yakin dan bimbang
Pastinya perih memiliki perasaan kepada seseorang dengan cara diam-diam.

mengungkapkan sejujurnya tentang perasaanmu, terlepas hasilnya nanti akan diterima ataupun tidak.

Ini akan membuat perasaan menjadi lega dan tidak hanya mengandai-andai dalam pikiran. Di keadaan ini ada juga orang yang hanya berharap dalam doa tanpa berani mencobanya dulu.

Indahnya kebersamaan

Kebersamaan adalah salah satu Dan makna yang mempunyai arti sangat indah kebersamaan juga dapat memotivasi seseorang untuk menggapai cita-cita nya.

Dengan adanya kebersamaan seseorang dapat merasakan kebahagiaan kembali setelah mengalami kesedihan.

Kebersamaan adalah suatu yang sangat berharga bagi setiap orang, entah itu kebersamaan dengan keluarga, teman Dan sahabat ataupun yang lainnya.

Sekian lama kita tidak saling bertemu dan akhirnya sekarang adalah tiba saatnya kita berjumpa lagi, tertawa bersama, dan saling berbagi cerita antara kita.

Maka dari itu kebersamaan yang kita miliki harus kita jaga baik -baik karena tanpa adanya kebersamaan kita tidak akan pernah bisa merasakan indahnya kebersamaan .

Dengan kebersamaan itulah kita bisa saling berbagi menyelesaikan masalah bersama. berjuang bersama dan pasti adalah bahagia bersama.

Kebersamaan itu indah saat dijalani dan indah saat kenangannya diingat. Bersama kalian aku bahagia.